Presiden Jokowi: “Segera Pecat Kapolri Karena Mengkriminalkan Pejuang Anti Korupsi dan Penyelamat Sumberdaya Alam”

SIARAN PERS

KPK dikriminil

Pekanbaru, Selasa 14 Juli 2015—Koalisi Anti Kriminalisasi Pejuang anti Korupsi dan Penyelamat Sumberdaya Alam mengkritik tindakan kriminalisasi yang dilakukan oleh Kapolri terhadap pimpinan KPK, Dosen dan aktifis anti korupsi, eks pejabat negara, Komisioner Komisi Yudisial, Komisioner Komnas HAM dan majalah Tempo.

Read more...

“RCT Mendesak Pecat Kejati Riau Karena Tidak Berpihak Pada Penyelamatan Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem”

Bengkalis,  Kamis 9 Juli 2015—riau corruption trial (rct) mengkritik kinerja kejaksaan negeri Bengkalis dan Kejati Riau yang tidak berpihak pada penyelamatan konservasi sumberdaya alam dan ekosistem terkait rendahnya tuntutan terhadap tujuh terdakwa pembunuh dan pemburu gading gajah  di areal PT Arara Abadi di Dusun Suluk Bongkal, Desa Koto Pait, Kecamatan Pinggir, Bengkalis pada 10 Februari 2015.

Read more...

HAKIM TANPA SERTIFIKAT LINGKUNGAN HIDUP, DOMINAN MEMBEBASKAN PELAKU PERUSAK LINGKUNGAN HIDUP

RILIS MELAWAN PERUSAK LINGKUNGAN HIDUP

Apresiasi putusan terdakwa Suparno oleh hakim bersertifikat lingkungan,
Mengkhawatirkan hakim tanpa sertifikat lingkungan dalam perkara terdakwa Kosman Siboro karyawan PT Jatim Jaya Perkasa di PN Rohil

Read more...

Urgensi Penyelamatan Agenda Antikorupsi di Indonesia

Press Release 27/2/2015, Joint Communiqué Koalisi Masyarakat Sipil:

Jakarta KMSMenyikapi sikap Presiden RI dan situasi darurat pemberantasan korupsi, maka kami perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil berupa 125 individu dari 85 organisasi dari Aceh sampai Papua yang berkumpul dalam Konsolidasi Nasional Gerakan Antikorupsi pada tanggal 26-27 Februari 2015 di Depok - Jawa Barat, menyoroti pelemahan KPK, goyahnya sendi-sendi penegakan hukum dan kenegarawanan, serta ancaman terhadap agenda politik pemberantasan korupsi dalam pemerintahan Jokowi dan Kabinet Kerja.

Read more...

JAKSA MELAKUKAN LANGKAH BERANI MEMENJARAKAN DAN MEMISKINKAN TERDAKWA MARWAN IBRAHIM

MI 28 Jan 1

Pekanbaru, Senin 16 Februari 2015-- Jelang putusan terhadap terdakwa Marwan Ibrahim atas perkara korupsi pengadaan lahan bakti praja seluas 110 ha di Kabupaten Pelalawan, riau corruption trial memberi apresiasi kepada Kejari Pelalawan dan Kejati Riau karena berani memberi efek jera terhadap terdakwa. “Tuntutan memenjarakan dan memiskinkan terdakwa merupakan langkah terbaik melawan korupsi politik,” kata Made Ali, peneliti hukum dan peradilan riau corruption trial.

Read more...

PENJARAKAN GULAT MEDALI EMAS MANURNG DAN PECAT SEBAGAI DOSEN UNIVERSITAS RIAU!

Siaran Pers Bersama
29012015 37

Pada 24 September 2014, KPK melakukan penangkapan terhadap Gulat Manurung dan Annas Ma’amun di rumah Annas Mamun di Cibubur Jakarta. Ditemukan uang sejumlah SGD 156.000 dan Rp 400 juta di rumah Annas Maamun. Selain itu juga ditemukan uang sebesar Rp 60 juta dari dalam tas Gulat Manurung.

Read more...